Senin, 26 Oktober 2026

Kesalahan Loading Kontainer yang Menyebabkan Barang Ekspor Rusak

Kesalahan Loading Kontainer yang Menyebabkan Barang Ekspor Rusak

Kesalahan Loading Kontainer yang Menyebabkan Barang Ekspor Rusak - Barang ekspor yang sudah diproduksi sesuai spesifikasi, lolos pemeriksaan kualitas, dan dikemas dengan baik masih bisa mengalami kerusakan sebelum sampai ke tangan pembeli. Salah satu penyebab yang kerap luput dari perhatian adalah proses loading kontainer. Pallet yang bergeser, karton yang penyok, kemasan yang robek, hingga produk yang terbentur selama perjalanan dapat bermula dari keputusan sederhana saat menyusun muatan di dalam kontainer. 

Kesalahan Loading Kontainer yang Menyebabkan Barang Ekspor Rusak

Masalahnya, kerusakan tersebut sering baru diketahui ketika kontainer tiba di pelabuhan tujuan atau dibuka oleh pelanggan. Pada tahap itu, eksportir mungkin sudah harus menghadapi klaim, penggantian barang, biaya pengiriman ulang, bahkan risiko kehilangan kepercayaan pembeli.  

Karena itu, jika perusahaan Anda rutin mengirim barang menggunakan kontainer, pemeriksaan kualitas produk saja tidak cukup. Anda juga perlu memastikan bahwa pola penyusunan, penguncian muatan, pemilihan material pelindung, dan penggunaan dunnage air bag sudah sesuai dengan karakteristik barang serta kondisi pengiriman.

1. Menyusun Muatan Tanpa Memperhitungkan Pergerakan Selama Perjalanan

Salah satu kesalahan loading kontainer yang paling mendasar adalah menganggap muatan akan tetap berada pada posisi semula setelah pintu kontainer ditutup. Kenyataannya, selama transportasi darat dan laut, muatan dapat mengalami percepatan, perlambatan, getaran, dan gaya yang mendorongnya ke berbagai arah.

Pallet Tidak Disusun dengan Stabil

Pallet yang tidak rata, susunan karton yang terlalu tinggi, atau distribusi berat yang tidak seimbang dapat membuat muatan mudah bergeser. Risiko semakin besar ketika bagian bawah tumpukan tidak cukup kuat menopang beban di atasnya.

Sebelum loading, periksa beberapa hal berikut:

  • Kondisi pallet. Pastikan pallet tidak retak, patah, melengkung, atau memiliki permukaan yang tidak stabil. Pallet yang rusak dapat mengganggu keseimbangan sejak awal.

  • Distribusi berat. Tempatkan barang berat di bagian bawah dan susun beban secara merata. Hindari penumpukan yang membuat pusat gravitasi terlalu tinggi atau bergeser ke satu sisi.

  • Kestabilan tumpukan. Pastikan karton tidak menjorok berlebihan dari tepi pallet dan susunannya tidak mudah miring ketika dipindahkan dengan forklift.

Setiap poin tersebut perlu diperiksa sebagai satu rangkaian, bukan secara terpisah. Pallet yang masih layak digunakan belum tentu menghasilkan muatan yang stabil apabila karton disusun tidak seimbang.

Tidak Memperhitungkan Celah Antar-Muatan

Celah di antara pallet atau antara muatan dan dinding kontainer sering dianggap masalah kecil. Padahal, ruang kosong yang tidak diamankan dapat memungkinkan barang bergerak ketika kontainer mengalami perubahan gerakan.

Semakin besar celah dan semakin bebas muatan bergerak, semakin besar pula potensi terjadinya benturan atau pergeseran. Namun, tidak semua celah harus diisi dengan cara yang sama. Solusinya bergantung pada ukuran ruang kosong, berat muatan, kekuatan kemasan, serta arah pergerakan yang perlu dibatasi.

Untuk kondisi tertentu, dunnage air bag dapat digunakan untuk mengisi celah dan membantu menahan pergeseran muatan. Ukuran dan kelas kekuatannya harus dipilih sesuai kondisi aktual, bukan sekadar berdasarkan perkiraan visual.

2. Mengabaikan Batas Beban dan Kekuatan Kemasan

Kesalahan berikutnya adalah memperlakukan semua jenis kemasan seolah-olah memiliki kemampuan menahan beban yang sama. Padahal, karton bergelombang, peti kayu, drum, karung, dan kemasan komponen otomotif mempunyai karakteristik berbeda.

Menumpuk Karton Melebihi Kemampuan Kemasan

Dalam pengiriman produk FMCG, makanan kering, komponen elektronik, atau barang konsumsi, tim gudang terkadang menyusun karton setinggi mungkin agar kapasitas kontainer lebih optimal. Strategi ini memang terlihat efisien, tetapi dapat menimbulkan masalah apabila kekuatan karton tidak diperhitungkan.

Karton di lapisan bawah menanggung beban dari tumpukan di atasnya. Jika kekuatannya tidak memadai, dinding karton dapat melengkung, bagian bawah amblas, atau produk di dalamnya mengalami tekanan berlebih.

Sebelum menentukan pola susunan, periksa spesifikasi kemasan, berat per karton, kondisi kelembapan, serta rekomendasi batas penumpukan dari produsen kemasan. Karton yang pernah terkena air atau disimpan di area lembap juga bisa kehilangan sebagian kekuatannya.

Menggunakan Dunnage Air Bag Tanpa Memperhatikan Kekuatan Kemasan

Dunnage air bag dapat membantu membatasi pergeseran muatan, tetapi pemasangannya tidak boleh dilakukan sembarangan. Jika kantong ditempatkan pada sisi karton yang lemah atau diisi dengan tekanan berlebihan, kemasan justru dapat tertekan dan berubah bentuk.

Karena itu, pastikan permukaan kontak cukup kuat, gunakan pelindung tambahan bila diperlukan, dan ikuti petunjuk tekanan serta spesifikasi produk. Dunnage air bag bukan pengganti kemasan yang memadai, melainkan bagian dari sistem pengamanan muatan.

3. Tidak Mengamankan Celah Kosong Antar-Pallet

Ruang kosong di dalam kontainer bukan sekadar persoalan pemanfaatan kapasitas. Celah tersebut dapat menjadi ruang bagi muatan untuk bergerak ketika kendaraan mengerem, berbelok, atau mengalami guncangan.

Mengandalkan Berat Barang agar Tidak Bergeser

Kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap barang berat otomatis aman karena sulit dipindahkan. Dalam praktiknya, berat muatan tidak menjamin posisinya tetap stabil. Muatan berat yang bergeser justru dapat menghasilkan gaya besar dan merusak barang di sekitarnya.

Misalnya, perusahaan mengirim empat pallet berisi komponen logam. Karena ukuran pallet tidak memenuhi lebar kontainer secara penuh, terdapat celah di antara dua kelompok muatan. Jika ruang tersebut tidak ditangani dengan benar, pergerakan pallet dapat menyebabkan kemasan saling menekan atau merusak susunan barang.

Memilih Material Pengganjal yang Tidak Sesuai

Beberapa perusahaan menggunakan potongan karton, kayu, atau bahan sisa produksi sebagai pengganjal. Material tersebut mungkin berguna pada kondisi tertentu, tetapi efektivitasnya bergantung pada kekuatan, bentuk, dan posisi pemasangan.

Untuk membantu memilih metode pengamanan, pertimbangkan opsi berikut:

  • Dunnage air bag. Cocok untuk mengisi celah tertentu di antara muatan dan membantu membatasi pergeseran. Pemilihan ukuran serta spesifikasinya harus mengikuti dimensi celah dan karakteristik barang.

  • Strapping band atau tali pengikat. Membantu menjaga kelompok barang atau pallet tetap menyatu. Sistem pengikat harus sesuai dengan berat muatan dan titik penahan yang tersedia.

  • Edge protector atau pelindung sudut. Membantu mendistribusikan tekanan tali pengikat agar tepi karton tidak mudah terpotong atau penyok.

  • Blocking dan bracing. Menggunakan penahan atau konstruksi pengunci untuk membatasi pergerakan muatan ketika diperlukan. Pemasangannya harus dirancang agar mampu menahan gaya yang relevan.

Metode-metode tersebut dapat digunakan sendiri atau dikombinasikan. Tidak ada satu material yang cocok untuk seluruh jenis kargo. Untuk memahami penggunaan kantong udara sebagai pengganjal muatan, Anda dapat membaca panduan Dunnage Air Bag dari Paper Packaging.

4. Salah Memilih Ukuran dan Spesifikasi Dunnage Air Bag

Dunnage air bag sering dipilih hanya berdasarkan ketersediaan stok atau harga per unit. Padahal, produk yang terlalu kecil, terlalu besar, atau tidak sesuai dengan kondisi pemakaian dapat mengurangi efektivitas pengamanan.

Ukuran Kantong Tidak Sesuai dengan Celah

Bayangkan terdapat celah antarpallet dengan lebar tertentu, sementara kantong udara yang digunakan tidak memiliki ukuran efektif untuk mengisi ruang tersebut. Kantong mungkin tidak dapat dipasang dengan benar atau tidak mampu memberikan dukungan yang dibutuhkan.

Sebaliknya, kantong yang terlalu besar untuk ruang pemasangan dapat sulit diposisikan dan berisiko terlipat atau terjepit. Pengukuran celah aktual sebelum loading akan membantu tim gudang menentukan ukuran yang lebih sesuai.

Tidak Mempertimbangkan Material dan Jumlah Lapisan

Dunnage air bag tersedia dalam beberapa pilihan konstruksi, misalnya dengan lapisan luar kertas kraft atau woven polypropylene (WPP), serta lapisan dalam yang berfungsi menahan udara. Spesifikasi dan ketahanan setiap produk dapat berbeda.

Sebelum membeli, perhatikan:

  • Ukuran kantong saat belum dan sudah terisi udara. Pastikan dimensinya sesuai dengan celah yang akan diamankan.

  • Konstruksi dan material. Pertimbangkan potensi gesekan, kondisi kelembapan, serta karakter permukaan muatan.

  • Rekomendasi penggunaan. Minta data teknis yang menjelaskan aplikasi, tekanan pengisian, dan batas penggunaan yang relevan.

  • Kondisi permukaan di sekeliling kantong. Sudut pallet, serpihan kayu, tepi logam, atau permukaan tajam dapat meningkatkan risiko kerusakan kantong.

Jangan menentukan spesifikasi hanya berdasarkan label 1 ply atau 2 ply. Jumlah lapisan merupakan salah satu pertimbangan, bukan satu-satunya indikator kemampuan produk. Mintalah spesifikasi teknis dari pemasok dan cocokkan dengan kondisi pengiriman Anda.

5. Mengisi Dunnage Air Bag dengan Tekanan yang Tidak Tepat

Kesalahan loading tidak selalu terjadi saat menyusun barang. Proses pengisian kantong udara juga perlu diperhatikan karena tekanan yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi dapat menimbulkan masalah.

Tekanan Terlalu Rendah

Kantong yang kurang terisi mungkin tidak cukup menopang ruang kosong. Akibatnya, muatan masih mempunyai ruang untuk bergerak dan tujuan pengamanan tidak tercapai secara optimal.

Operator sebaiknya memastikan kantong terpasang pada posisi yang benar, mengisi udara sesuai petunjuk produsen, lalu memeriksa apakah kantong memberikan dukungan yang sesuai terhadap muatan.

Tekanan Terlalu Tinggi

Mengisi kantong sebanyak mungkin bukan berarti menghasilkan perlindungan terbaik. Tekanan yang berlebihan dapat meningkatkan risiko kerusakan kantong atau memberikan tekanan yang tidak diinginkan pada kemasan di sekitarnya.

Gunakan inflator yang sesuai dan ikuti batas tekanan yang direkomendasikan untuk produk tersebut. Jangan menjadikan perkiraan berdasarkan bentuk kantong semata sebagai standar kerja. Apabila operator berbeda-beda dalam menentukan tekanan, perusahaan sebaiknya membuat prosedur kerja yang jelas dan mudah diikuti.

6. Mengabaikan Kondisi Lantai dan Dinding Kontainer

Kontainer yang terlihat bersih dari luar belum tentu siap digunakan untuk semua jenis muatan. Kondisi lantai, dinding, atap, pintu, dan bau di dalam kontainer perlu diperiksa sebelum proses loading dimulai.

Lantai Kontainer Basah atau Rusak

Lantai yang lembap dapat memengaruhi kemasan berbahan karton, sedangkan permukaan yang rusak atau memiliki serpihan dapat mengganggu kestabilan pallet. Jika barang sensitif terhadap kelembapan, kondisi ini berpotensi menyebabkan masalah yang baru diketahui setelah kontainer dibongkar.

Pemeriksaan awal sebaiknya mencakup tanda kebocoran, air yang menggenang, lubang, paku menonjol, dan kerusakan lain. Jika ditemukan kondisi yang berisiko, minta penggantian kontainer atau lakukan penanganan yang sesuai sebelum memuat barang.

Tidak Memperhitungkan Kondisi Kelembapan

Perjalanan laut dapat melibatkan perubahan suhu dan kelembapan. Pada kondisi tertentu, kondensasi di dalam kontainer dapat menyebabkan kemasan basah atau munculnya masalah kelembapan pada produk.

Untuk barang yang sensitif, evaluasi kebutuhan lapisan pelindung, pengendalian kelembapan, atau desikan sesuai karakter produk dan rute pengiriman. Dunnage air bag membantu menahan pergerakan muatan, tetapi tidak menggantikan pengendalian kelembapan.

7. Tidak Melakukan Pemeriksaan Akhir Sebelum Kontainer Disegel

Tekanan target pengiriman yang ketat terkadang membuat tim gudang lebih berfokus pada kecepatan daripada pemeriksaan akhir. Padahal, setelah kontainer disegel dan kendaraan berangkat, koreksi menjadi jauh lebih sulit dan mahal.

Tidak Ada Checklist Loading

Checklist membantu memastikan prosedur dijalankan secara konsisten, bahkan ketika operator atau petugas gudang berganti. Gunakan daftar pemeriksaan yang disesuaikan dengan jenis barang dan standar internal perusahaan.

Berikut contoh checklist yang dapat Anda adaptasi:

  • Kondisi kontainer: lantai, dinding, atap, pintu, dan kebersihan sudah diperiksa.

  • Kondisi kemasan: karton, pallet, peti, dan pelindung produk tidak menunjukkan kerusakan yang dapat mengganggu pengiriman.

  • Pola penataan: distribusi berat dan tinggi tumpukan sudah sesuai rencana.

  • Pengamanan muatan: celah berisiko sudah ditangani dengan metode yang sesuai.

  • Dokumentasi: foto susunan muatan diambil sebelum pintu ditutup dan kontainer disegel.

Setiap item perlu diberi status yang jelas dan, jika ada temuan, dicatat tindakan koreksinya. Dokumentasi foto dari beberapa sudut juga dapat membantu tim logistik menelusuri kondisi awal ketika muncul klaim kerusakan.

8. Contoh Kasus: Karton Penyok Setelah Pengiriman Ekspor

Sebagai ilustrasi, sebuah perusahaan manufaktur mengirimkan produk dalam karton yang disusun di atas pallet menuju pelanggan luar negeri. Pemeriksaan sebelum pengiriman menunjukkan bahwa produk dan kemasan berada dalam kondisi baik.

Namun, ketika barang tiba, beberapa karton di bagian samping pallet ditemukan penyok. Sebagian susunan juga tampak bergeser. Setelah tim melakukan evaluasi terhadap dokumentasi loading, diketahui terdapat celah di antara kelompok pallet yang tidak diamankan secara memadai.

Dalam situasi seperti ini, perusahaan perlu memeriksa beberapa kemungkinan penyebab sekaligus: kestabilan susunan, kondisi pallet, kekuatan karton, distribusi berat, dan metode pengamanan celah. Menggunakan dunnage air bag mungkin menjadi bagian dari perbaikan, tetapi ukuran dan posisinya harus ditentukan berdasarkan evaluasi muatan.

Tindakan korektif dapat mencakup pengukuran celah sebelum loading, penyesuaian pola pallet, penggunaan pengganjal yang sesuai, dan penerapan checklist wajib. Setelah perubahan dilakukan, perusahaan perlu mengevaluasi hasil pengiriman berikutnya untuk memastikan metode baru benar-benar membantu mengurangi kerusakan.

Contoh ini bukan berarti semua karton penyok disebabkan oleh celah kosong. Penyebab lain, seperti kemasan yang lemah, penanganan forklift yang kurang tepat, atau kelembapan, tetap perlu diperiksa sebelum menentukan solusi.

9. Cara Menekan Risiko Kerusakan Barang Ekspor

Pencegahan paling efektif biasanya bukan berasal dari satu produk, melainkan dari kombinasi prosedur, material, dan pengawasan yang konsisten.

Evaluasi Kerusakan Berdasarkan Polanya

Jika kerusakan berulang pada sisi kontainer, periksa pengamanan celah dan kontak dengan dinding. Jika kerusakan dominan pada lapisan karton paling bawah, evaluasi beban tumpukan, kondisi pallet, dan kekuatan kemasan. Jika kerusakan tersebar pada berbagai posisi, tinjau proses pemindahan, pengikatan, dan kondisi transportasi.

Pola kerusakan dapat membantu mempersempit kemungkinan penyebab. Catatan klaim pelanggan, foto saat pembongkaran, serta laporan operator menjadi masukan penting untuk menentukan perbaikan yang tepat.

Hitung Biaya Pencegahan dan Biaya Kerusakan

Dalam pengadaan material pengaman, jangan hanya membandingkan harga per unit. Pertimbangkan juga biaya tenaga kerja, waktu pemasangan, kebutuhan material tambahan, kerusakan produk, pengiriman ulang, dan klaim pelanggan.

Material yang lebih murah belum tentu menjadi pilihan ekonomis apabila memerlukan banyak waktu untuk pemasangan atau tidak sesuai dengan kebutuhan muatan. Sebaliknya, penggunaan sistem pengamanan yang tepat dapat membantu mengurangi risiko kerugian, meskipun hasil akhirnya tetap bergantung pada keseluruhan proses pengiriman.

FAQ Seputar Kesalahan Loading Kontainer

1. Apa penyebab paling umum barang ekspor rusak di dalam kontainer?

Penyebabnya dapat meliputi susunan pallet yang tidak stabil, celah antarmuatan yang tidak diamankan, kemasan yang tidak cukup kuat, distribusi berat yang tidak seimbang, kelembapan, dan penanganan yang kurang tepat. Pemeriksaan harus dilakukan berdasarkan pola kerusakan dan kondisi pengiriman.

2. Apakah dunnage air bag wajib digunakan dalam setiap pengiriman kontainer?

Tidak selalu. Kebutuhannya bergantung pada konfigurasi muatan, ukuran celah, berat barang, karakter kemasan, serta metode pengamanan lain yang digunakan. Dunnage air bag relevan ketika terdapat celah yang perlu diisi dan pergerakan muatan perlu dibatasi.

3. Bagaimana cara memilih ukuran dunnage air bag yang tepat?

Ukur celah aktual di antara muatan, periksa ruang yang tersedia untuk pemasangan, lalu cocokkan dengan dimensi efektif dan spesifikasi produk. Pertimbangkan pula jenis permukaan, berat muatan, serta rekomendasi teknis dari pemasok.

4. Apakah dunnage air bag dapat mencegah semua kerusakan selama pengiriman?

Tidak. Produk ini membantu mengurangi risiko pergeseran dan benturan pada kondisi yang sesuai, tetapi tidak menggantikan kemasan yang kuat, penataan muatan yang benar, pengendalian kelembapan, dan prosedur penanganan yang baik.

5. Kapan perusahaan perlu mengevaluasi ulang prosedur loading kontainer?

Evaluasi perlu dilakukan ketika muncul klaim kerusakan berulang, terjadi perubahan jenis atau dimensi produk, berganti rute pengiriman, menggunakan kemasan baru, atau menerapkan metode pengamanan yang berbeda. Pemeriksaan berkala juga membantu memastikan prosedur tetap relevan.

Kesimpulan: Loading yang Tepat Membantu Menjaga Barang Tetap Aman

Kerusakan barang ekspor tidak selalu berawal dari kualitas produk. Susunan pallet yang tidak stabil, celah antarmuatan, tekanan berlebih pada kemasan, dan pemeriksaan akhir yang terlewat dapat meningkatkan risiko kerusakan selama perjalanan.

Karena itu, perusahaan perlu melihat loading kontainer sebagai bagian dari sistem pengendalian kualitas. Mulailah dengan mengevaluasi pola kerusakan, memperbaiki prosedur penyusunan, serta memilih material pengaman sesuai kondisi aktual.

Jika Anda sedang mencari solusi untuk membantu mengamankan celah antarmuatan selama pengiriman, dunnage air bag dari Paper Packaging dapat menjadi salah satu opsi yang layak dipertimbangkan. Pelajari pilihan produk dan spesifikasinya melalui halaman Dunnage Air Bag, kemudian konsultasikan ukuran serta kebutuhan penggunaan berdasarkan konfigurasi muatan perusahaan Anda.sa.

Rabu, 13 Agustus 2025

7 Kesalahan dalam Pengiriman Barang yang Bisa Dihindari dengan Peralatan Logistik yang Tepat

7 Kesalahan dalam Pengiriman Barang yang Bisa Dihindari dengan Peralatan Logistik yang Tepat

7 Kesalahan dalam Pengiriman Barang yang Bisa Dihindari dengan Peralatan Logistik yang Tepat -Pernahkah Anda merasa semua proses pengiriman sudah rapi, tapi tetap saja ada komplain dari pelanggan atau kerugian yang tidak jelas asalnya? Masalahnya, sering kali kerugian itu bukan datang dari ongkos kirim atau biaya operasional yang terlihat, tetapi dari detail kecil yang terabaikan di lapangan. 
 
7 Kesalahan dalam Pengiriman Barang yang Bisa Dihindari dengan Peralatan Logistik yang Tepat
  
Tanpa disadari, pengiriman yang tidak optimal bisa membuat perusahaan merugi jutaan rupiah setiap bulan. Dan yang lebih menyakitkan, kebocoran ini sering dianggap sebagai “risiko biasa” dalam bisnis, padahal sebenarnya bisa dicegah.

Banyak bisnis mengira bahwa keberhasilan pengiriman hanya soal waktu dan jarak. Padahal, faktor seperti perlindungan barang, penataan di kendaraan, hingga jenis pallet yang digunakan bisa menentukan apakah barang tiba dalam kondisi sempurna atau malah rusak sebelum sampai. 

Satu pallet yang bengkok atau tidak sesuai standar bisa menyebabkan seluruh tumpukan barang bergeser, pecah, atau basah terkena bocoran kontainer. Semua ini tentu menambah biaya ganti rugi dan memperburuk reputasi.

Kabar baiknya, sebagian besar masalah ini bisa dihindari dengan peralatan logistik yang tepat bukan sekadar peralatan seadanya. palletplastik.id menyediakan berbagai solusi logistik seperti pallet plastik berkualitas, yang dirancang untuk meminimalkan risiko kerusakan dan memperlancar proses distribusi. 

Dengan memilih peralatan yang benar, Anda bukan hanya menghemat biaya, tetapi juga menjaga kepercayaan pelanggan yang sudah susah payah dibangun.

1. Mengabaikan Perlindungan Fisik Barang

Banyak pengusaha yang mengandalkan kardus atau plastik pembungkus seadanya untuk melindungi barang. Masalahnya, getaran dan benturan selama perjalanan bisa dengan mudah merusak kemasan yang rapuh. Kerusakan kecil pada kemasan dapat merembet menjadi kerusakan produk di dalamnya.

Solusi: Gunakan pallet plastik yang kokoh dan stabil. Pallet jenis ini mampu menjaga barang tetap terangkat dari permukaan lantai kendaraan, melindungi dari kelembaban, dan mencegah tekanan berlebih pada bagian bawah tumpukan.

2. Tidak Mengatur Distribusi Beban dengan Benar

Beban yang tidak seimbang di dalam kendaraan sering menjadi penyebab barang jatuh atau bergeser selama pengiriman. Hal ini bukan hanya merusak barang, tapi juga membahayakan keselamatan pengemudi.

Solusi: Pallet plastik berstandar industri membantu distribusi beban lebih merata. Dengan permukaan anti-slip dan desain yang sesuai ukuran kendaraan, barang lebih stabil dan aman selama perjalanan.

3. Menggunakan Pallet yang Tidak Sesuai Standar

Banyak yang masih memakai pallet kayu lama yang sudah aus atau bengkok. Selain rawan patah, pallet kayu juga menyerap kelembapan, yang dapat merusak barang, terutama yang sensitif terhadap air.

Solusi: Pallet plastik tahan air, anti-rayap, dan tidak mudah bengkok. Model tertentu di palletplastik.id bahkan memiliki daya tahan beban statis hingga lebih dari 2 ton.

4. Tidak Memperhatikan Kebutuhan Suhu Penyimpanan

Produk seperti makanan beku, obat-obatan, atau bahan kimia memerlukan penyimpanan pada suhu tertentu. Menggunakan pallet yang tidak tahan suhu rendah bisa membuat produk rusak sebelum tiba di tujuan.

Solusi: Pilih pallet plastik cold storage yang tahan suhu ekstrem, bahkan hingga di bawah nol derajat. Peralatan ini memastikan barang tetap terjaga kualitasnya selama pengiriman.

5. Mengabaikan Efisiensi Loading dan Unloading

Setiap menit yang terbuang saat bongkar muat adalah biaya tambahan, apalagi jika ada antrean kendaraan di gudang. Pallet yang tidak sesuai dengan ukuran forklift atau hand pallet membuat proses loading menjadi lambat.

Solusi: Gunakan pallet dengan desain yang kompatibel dengan alat angkut standar atau material handling yang digunakan. Pallet plastik di palletplastik.id memiliki rongga masuk yang presisi untuk mempermudah proses ini.

6. Tidak Mengantisipasi Risiko Kontaminasi

Untuk industri makanan dan farmasi, kebersihan adalah faktor utama. Pallet kayu yang kotor atau berjamur bisa menjadi sumber kontaminasi yang membahayakan.

Solusi: Gunakan pallet plastik hygiene yang mudah dicuci dan tidak memiliki celah yang sulit dibersihkan. Ini memastikan standar higienitas tetap terjaga.

7. Mengabaikan Standarisasi Peralatan

Memakai pallet dengan ukuran dan kualitas yang berbeda-beda menyebabkan ketidakseragaman dalam penataan, sehingga efisiensi ruang berkurang.

Solusi: Standarisasi peralatan logistik dengan pallet plastik berukuran seragam membantu memaksimalkan kapasitas kendaraan dan gudang.

Setiap kesalahan dalam pengiriman bisa berarti kerugian yang sebenarnya bisa dihindari. Mulai dari kerusakan barang, biaya tambahan operasional, hingga hilangnya kepercayaan pelanggan semuanya bisa diminimalkan dengan peralatan logistik yang tepat.  

Palletplastik.id menyediakan berbagai jenis pallet plastik berkualitas tinggi yang sesuai dengan kebutuhan berbagai industri. Dengan memilih peralatan yang tepat sejak awal, Anda sedang berinvestasi untuk mengamankan profit dan reputasi bisnis Anda.

Rabu, 18 Desember 2024

Pallet Plastik dalam Sistem Logistik: Mengurangi Kerusakan Barang Selama Pengiriman

Pallet Plastik dalam Sistem Logistik: Mengurangi Kerusakan Barang Selama Pengiriman

Pallet Plastik dalam Sistem Logistik: Mengurangi Kerusakan Barang Selama Pengiriman- Dalam dunia logistik, salah satu tantangan terbesar adalah memastikan barang sampai ke tujuan dalam kondisi yang baik. Pengiriman barang sering melibatkan berbagai tahap, mulai dari penyimpanan di gudang hingga proses transportasi yang melibatkan peralatan seperti forklift atau kendaraan pengangkut. 

Pallet Plastik dalam Sistem Logistik: Mengurangi Kerusakan Barang Selama Pengiriman

Di sinilah pallet plastik memainkan peran penting. Sebagai solusi modern, pallet plastik membantu mengurangi kerusakan barang selama proses pengiriman. Artikel ini akan membahas bagaimana pallet plastik berkontribusi pada sistem logistik yang lebih aman dan efisien.

Apa Itu Pallet Plastik?

Pallet plastik adalah alas datar yang digunakan untuk menopang barang selama penyimpanan atau transportasi. Dibandingkan dengan pallet kayu, pallet plastik memiliki beberapa keunggulan, seperti lebih ringan, tahan lama, dan mudah dibersihkan. Pallet ini dirancang untuk mendukung berbagai jenis barang, mulai dari produk makanan hingga barang elektronik, sehingga sangat serbaguna dalam berbagai industri.

Masalah Kerusakan Barang dalam Logistik

Kerusakan barang sering terjadi karena beberapa alasan, seperti:

  1. Guncangan Selama Transportasi: Kendaraan pengangkut sering kali melewati jalan yang tidak rata, menyebabkan barang di dalamnya bergerak dan saling berbenturan.
  2. Penyimpanan Tidak Stabil: Barang yang ditumpuk dengan cara tidak benar dapat jatuh atau terguling, merusak produk di dalamnya.
  3. Kelembapan atau Kontaminasi: Barang, terutama makanan, bisa rusak jika terkena air, debu, atau bahan kimia.
  4. Kegagalan Material Pallet: Pallet kayu yang rapuh atau mudah pecah dapat menyebabkan barang jatuh atau tergores.

Kerusakan ini tidak hanya merugikan secara finansial tetapi juga memengaruhi reputasi perusahaan logistik dan produsen barang.

Bagaimana Pallet Plastik Mengurangi Kerusakan Barang?

Pallet plastik dirancang untuk mengatasi berbagai masalah yang umum terjadi dalam sistem logistik. Berikut beberapa cara pallet plastik membantu mengurangi risiko kerusakan barang selama pengiriman:

1. Struktur yang Kokoh dan Stabil

Pallet plastik memiliki desain yang presisi dengan permukaan datar dan kaki yang kuat. Ini membantu menjaga barang tetap stabil, bahkan saat ditumpuk dalam jumlah besar. Dengan stabilitas ini, risiko barang terguling atau jatuh selama pengangkutan dapat diminimalkan.

2. Tahan Terhadap Guncangan

Material plastik memiliki sifat elastis yang dapat menyerap sebagian guncangan selama perjalanan. Jika dibandingkan dengan pallet kayu yang lebih kaku, pallet plastik cenderung lebih fleksibel sehingga barang di atasnya tidak mudah terpental atau rusak saat kendaraan melewati jalan bergelombang.

3. Ketahanan Terhadap Kelembapan

Salah satu kelemahan utama pallet kayu adalah mudah menyerap air, yang dapat menyebabkan kelembapan merusak barang, terutama produk makanan atau barang elektronik. Pallet plastik tidak menyerap air dan tahan terhadap kondisi basah, sehingga memberikan perlindungan ekstra terhadap barang yang sensitif.

4. Tidak Mudah Pecah atau Retak

Berbeda dengan pallet kayu yang rentan retak atau pecah jika terkena beban berlebih, pallet plastik memiliki daya tahan tinggi terhadap tekanan. Ini membuatnya lebih andal untuk menopang barang berat tanpa khawatir pallet akan rusak.

5. Permukaan Anti-Selip

Beberapa pallet plastik dirancang dengan fitur anti-selip, baik pada permukaan atas maupun bawah. Fitur ini membantu barang tetap di tempatnya selama penyimpanan atau pengangkutan, sehingga mengurangi risiko barang bergeser atau jatuh.

6. Kompatibilitas dengan Sistem Logistik Modern

Pallet plastik dirancang untuk bekerja dengan peralatan logistik modern seperti forklift, conveyor belt, atau sistem otomatisasi lainnya. Dengan desain yang seragam, pallet plastik mempermudah proses pemindahan barang, sehingga mengurangi kesalahan manusia yang bisa menyebabkan kerusakan.

Studi Kasus: Penggunaan Pallet Plastik dalam Logistik

Beberapa perusahaan besar telah beralih menggunakan pallet plastik untuk meningkatkan efisiensi logistik dan mengurangi kerusakan barang. Berikut salah satu contohnya:

Industri Makanan dan Minuman

Sebuah perusahaan minuman kemasan di Asia Tenggara menghadapi masalah kerusakan produk selama pengiriman karena pallet kayu yang digunakan sering pecah atau lembap. Setelah mengganti pallet kayu dengan pallet plastik, perusahaan ini melaporkan:

  • Penurunan Kerusakan Barang hingga 30%: Produk lebih terlindungi dari guncangan dan kelembapan.
  • Efisiensi Logistik Meningkat: Pallet plastik lebih ringan, sehingga mempermudah proses pemindahan barang.
  • Biaya Jangka Panjang Lebih Rendah: Meskipun investasi awal lebih mahal, pallet plastik lebih tahan lama dibandingkan pallet kayu.

Keunggulan Pallet Plastik Dibandingkan Pallet Kayu

Berikut adalah perbandingan antara pallet plastik dan pallet kayu dalam konteks logistik:

 

Pallet Plastik dalam Sistem Logistik: Mengurangi Kerusakan Barang Selama Pengiriman


Tantangan dan Solusi

Meskipun pallet plastik memiliki banyak keunggulan, ada beberapa tantangan yang perlu diperhatikan:

  1. Biaya Awal yang Lebih Mahal

    Pallet plastik memang lebih mahal dibandingkan pallet kayu. Namun, karena daya tahannya yang lebih lama, biaya tersebut dapat diimbangi dalam jangka panjang.

  2. Pembuangan dan Daur Ulang

    Pallet plastik yang rusak harus didaur ulang dengan benar untuk mengurangi limbah. Banyak produsen kini menyediakan layanan daur ulang untuk pallet plastik mereka.

  3. Keterbatasan pada Beban Ekstrem

    Untuk barang yang sangat berat, perlu memilih pallet plastik dengan spesifikasi yang sesuai agar tidak terjadi kerusakan pada pallet.

Pallet Plastik sebagai Investasi dalam Logistik Modern

Dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, pallet plastik menjadi pilihan yang lebih cerdas untuk sistem logistik modern. Tidak hanya membantu mengurangi kerusakan barang, tetapi juga mendukung proses yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Bagi perusahaan yang ingin meningkatkan efisiensi logistik mereka, investasi pada pallet plastik adalah langkah yang bijak. Pallet plastik solusi inovatif untuk logistik modern. Meskipun biaya awal mungkin lebih tinggi, manfaat jangka panjang seperti penurunan kerusakan barang, pengurangan biaya operasional, dan peningkatan kepuasan pelanggan membuatnya menjadi solusi yang menguntungkan.

Apakah perusahaan Anda sudah menggunakan pallet plastik dalam sistem logistik? Jika belum, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mempertimbangkannya! 😊

Senin, 26 Februari 2024

12 Cara Mengoptimalkan Proses Packing untuk Pengiriman Barang Industri

12 Cara Mengoptimalkan Proses Packing untuk Pengiriman Barang Industri

Palletplastik.id - 12 Cara Mengoptimalkan Proses Packing untuk Pengiriman Barang Industri - Pengiriman barang industri membutuhkan perhatian khusus dalam proses packing agar barang sampai dengan selamat dan memenuhi standar yang diharapkan. Dari perlindungan produk hingga aspek branding, setiap langkah dalam proses packing memegang peranan penting. 

 

12 Cara Mengoptimalkan Proses Packing untuk Pengiriman Barang Industri


Proses packing untuk pengiriman barang industri merupakan tahapan krusial dalam rantai pasok yang tidak boleh diabaikan. Seiring dengan kemajuan teknologi dan meningkatnya permintaan pasar, pelaku industri harus memperhatikan secara cermat bagaimana mengemas dan melindungi produk mereka dengan baik sebelum dikirim kepada konsumen.

Dari produk elektronik hingga barang-barang berat dan rapuh, setiap jenis barang memerlukan pendekatan yang berbeda dalam proses packingnya agar dapat sampai dengan selamat ke tujuan akhirnya.

Pentingnya proses packing bukan hanya sebatas untuk memastikan barang sampai dengan selamat, tetapi juga sebagai bagian dari strategi branding dan pemasaran. Desain kemasan yang menarik dapat membantu membedakan suatu merek dari pesaingnya dan meningkatkan kesadaran akan merek tersebut di pasar.

Hal ini menunjukkan bahwa packing bukan hanya sekadar kebutuhan fungsional, tetapi juga memiliki peran yang signifikan dalam membangun citra merek yang kuat di mata konsumen.

Oleh karena itu, kali ini kami akan membahas secara mendalam bagaimana mengoptimalkan proses packing untuk pengiriman barang industri. Mulai dari pemilihan jenis kemasan yang tepat hingga strategi perlindungan barang yang efektif, pembaca akan diberikan wawasan yang berguna untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam proses packing mereka.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya packing yang baik, diharapkan pelaku industri dapat menghadirkan pengalaman pengiriman yang lebih baik bagi pelanggan mereka serta memperkuat posisi merek mereka di pasaran.

Berikut adalah 12 cara packing pengiriman barang industri yang efektif dan benar:

1.Menyediakan Perlindungan Produk yang Optimal

Packing barang tidak hanya tentang memasukkan barang ke dalam wadah, tapi juga memberikan perlindungan fisik yang memadai. Ini membantu mencegah kerusakan selama pengiriman dan meningkatkan kepuasan pelanggan dengan menjamin barang yang tiba dalam kondisi yang baik.

 

Menyediakan Perlindungan Produk yang Optimal

2.Memanfaatkan Desain Packing sebagai Identitas Brand

Desain packing yang unik tidak hanya membedakan brand dari pesaing, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan brand. Dengan memilih desain yang menarik, konsumen lebih cenderung mengingat produk dan menciptakan hubungan emosional yang positif.

3.Memperhatikan Aspek Visual dalam Packaging

Penelitian menunjukkan bahwa warna dan desain packing memiliki dampak besar pada persepsi konsumen. Memilih warna yang tepat dan desain yang menarik secara visual dapat meningkatkan daya tarik produk dan menciptakan pengalaman positif bagi konsumen.

4.Memilih Jenis Kemasan yang Sesuai

Penting untuk menggunakan kemasan yang sesuai dengan jenis barang yang akan dikirim. Ini termasuk memilih antara kotak karton untuk barang-barang ringan dan kemasan yang lebih kuat seperti kardus ganda atau kotak kayu untuk barang-barang yang lebih berat atau rapuh.

5.Menggunakan Bahan Pelindung dengan Bijak

Isi ruang kosong dalam kemasan dengan bahan pelindung seperti bubble wrap atau polystyrene untuk mencegah barang bergerak dan mengurangi risiko kerusakan selama pengiriman. Gunakan pallet plastik yang ringan namun kokoh, contoh pallet plastik 1100x1100x120 mm, pallet ringan dan ukuran tidak terlalu besar harga terjangkau.

 

Menggunakan Bahan Pelindung dengan Bijak

6.Memisahkan dan Melindungi Barang Kecil

Untuk barang-barang kecil atau pecah belah, sebaiknya dipisahkan dan dilindungi dengan kertas koran atau bubble wrap agar tidak terbentur atau pecah selama pengiriman.

7.Memperhatikan Detail pada Sudut dan Tepi Kemasan

Tambahkan bahan pelindung tambahan di sudut dan tepi kemasan yang rentan terhadap benturan untuk mencegah kerusakan atau robekan.

8.Memastikan Kemasan Tertutup dengan Rapat

Pastikan kemasan tertutup dengan rapat dan aman menggunakan pita perekat yang kuat untuk mencegah barang keluar dari kemasan selama pengiriman. Gunakan produk OPP tape, lakban khusus untuk produk-produk industri , Setelah di packing dengan kardus dan di tata di atas kertas, wrapping dengan plastik wrapping barang. Bisa juga pakai plastik stretch film machine Roll.

9.Memperhatikan Label dan Instruksi Pengiriman

Tuliskan alamat pengirim dan penerima dengan jelas di kemasan dan ikuti instruksi pengiriman yang diberikan untuk memastikan barang sampai dengan tepat waktu dan tanpa kesalahan.

10.Mengasuransikan Barang yang Dikirim

Jika barang memiliki nilai tinggi, pertimbangkan untuk mengasuransikannya agar terlindungi dari kerusakan atau kehilangan selama pengiriman.

11.Memilih Jasa Pengiriman yang Terpercaya

Terakhir, pastikan untuk memilih jasa pengiriman kargo atau ekspedisi yang terpercaya dan memiliki reputasi baik untuk memastikan barang sampai dengan aman dan tepat waktu.

12.Manfaatkan Evan Promo

Biasanya ada promo-promo yang ditawarkan dala 1 tahun, manfaatkan promi  karena dengan harga promo, kita akan mendapat harga yang lebih rendah. Contoh promo 

a. Promo spesial awal tahun stretch film

b. Promo pallet plastik 1100x1100x120 mm

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat meningkatkan efektivitas dan keamanan proses packing untuk pengiriman barang industri. Dengan demikian, Anda tidak hanya memastikan kepuasan pelanggan tetapi juga membangun reputasi yang baik bagi bisnis Anda.

Semoga 12  Cara Mengoptimalkan Proses Packing untuk Pengiriman Barang Industri ini bisa memberikan inspirasi terutama bagi para pemilik industri yang akan mengirimkan produknya ke konsumen. Baca juga pallet plastik baru untuk eksport ready stock.

Senin, 30 Januari 2023

Mengenal Lebih Dalam Pallet Standar ISPM 15

Mengenal Lebih Dalam Pallet Standar ISPM 15

Palletplastik.id - Mengenal Lebih Dalam Pallet Standar ISPM 15 - Ketika kita sedang mencari info mengenai pengiriman keluar negeri menggunakan pallet, biasanya kita akan menemukan istilah ISPM 15. Apa itu pallet standart ISPM 15. Mengapa ISPM 15 penting untuk bisnis ekspor saya?

Mengenal Lebih Dalam Pallet Standar ISPM 15

Apa itu ISPM 15?

ISPM singkatan dari International Standards For Phytosanitary Measures No.15 (2009), adalah suatu ketentuan yang dirumuskan oleh PBB yang mengatur tentang penggunaan kemasan kayu sebagai media pembawa komodity. Yang tujuannya untuk mencegah penyebaran hama kayu dari satu negara ke negara lainnya.

Contoh kode Pallet Standar ISPM 15


Syaratnya adalah memberikan perlakuan atau treatment terhadap kemasan kayu tersebut sebelum digunakan, sehingga menghilangkan resiko terbawanya hama dari satu wilayah ke wilayah lain, atau dari satu negara kenegara lain.

Perlakuan yang dimaksudkan yaitu dengan metode Pemanasan ( Heat treatment ) dan metode kimiawi ( fumigasi dengan Methyl bromide ) bukti bahwa kemasan kayu tersebut sudah dilakukan perlakuan yaitu dengan cara pemberian logo / marking pada salah satu sisi kemasan kayu tersebut.
Pallet yang memenuhi standar ini telah ditandai dengan stempel untuk memverifikasi asal dan metode perawatannya.

Pallet yang tidak sesuai menimbulkan risiko tidak hanya pada ekosistem yang rapuh, tetapi juga pada jadwal pengiriman barang Anda. Karantina memiliki kewenangan untuk menahan bahkan menolak masuknya barang yang tidak sesuai dengan ISPM 15.

Pallet yang sesuai dengan ISPM 15 berarti bahwa material tersebut telah diperlakukan secara memadai untuk memastikan bahwa material tersebut tidak menimbulkan ancaman terhadap ekosistem di negara tujuan.

Mengapa ISPM 15?

Banyak negara di seluruh dunia menjadi khawatir tentang penyebaran penyakit dan hama berbasis kayu secara global. Oleh karena itu, ISPM 15 dikembangkan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut hama atau penyakit berbasis kayu yang dapat berdampak negatif terhadap tanaman atau ekosistem negara lain.

Jika Tidak Sesuai ISPM #15

Apa akan yang terjadi, apabila kemasan kayu dari suatu komoditas ekspor, tidak sesuai atau melanggar ketentuan ISPM #15? Jika terbukti melanggar ketentuan yang berlaku didalam ISPM 15, maka barang akan ditahan dinegara tujuan, hingga dilakukan marking, sertifikasi ataupun fumigasi ulang, dan kemungkinan yang lebih buruk lagi, barang akan dipulangkan ke negara pengirim. Dan tentunya, itu adalah kerugian yang sangat besar, suatu malapetaka yang tidak kita inginkan.

Kapal kargo internasional pallet yang sederhana tidak terlihat seperti ancaman, tetapi jika tidak ditangani, bahan kayunya dapat mengangkut serangga dan penyakit melintasi lautan. Hama potensial ini merupakan ancaman bagi ekosistem di mana mereka tidak ditemukan secara alami.

Ini adalah standar perawatan untuk pallet kayu dan bahan yang disebut ISPM 15. Standar ini memastikan bahwa setiap hama yang bersembunyi di dalam kayu telah dihancurkan, membuat pallet yang sesuai aman untuk dibawa ke seluruh dunia.

Mengapa ISPM 15 penting untuk bisnis ekspor saya?

Pemeriksaan pabean pengiriman Jika Anda mengirim barang ke luar negeri, Anda harus yakin bahwa pallet Anda tidak akan ditahan secara tidak perlu di Bea Cukai atau kontrol karantina di tujuan ekspor.

Setiap pallet ISPM 15 dicap dengan tanda kepatuhan. Tanda ini diperlukan agar barang dapat melewati prosedur karantina di tempat tujuan ekspor.

Jika pallet tidak sesuai, kontrol Bea Cukai dapat:

1. Memerintahkan material untuk dibuang, kemudian dirawat atau dimusnahkan
2. Memesan barang untuk dikirim ulang dan dikirim kembali ke negara asal

Pengemasan kayu yang terkena dampak ISPM 15 meliputi kayu keras (non-konifera) dan kayu lunak (konifera). Namun, ada beberapa bahan kemasan kayu yang dikecualikan karena dianggap berisiko rendah. Ini termasuk:
Serbuk gergaji, wol kayu dan serutan kayu
Kemasan kayu diproduksi dengan bahan kayu yang diproses sepenuhnya
Kemasan kayu dengan ketebalan 6mm atau kurang
Kotak kado yang terbuat dari kayu olahan
Tong yang telah diberi perlakuan panas yang berisi anggur atau minuman beralkohol

Persyaratan ISPM-15

Menurut ISPM-15, semua kayu solid dan bahan pengemas kayu (WPM) dengan ketebalan lebih dari 6 mm yang digunakan untuk ekspor, seperti pallet kayu, dunnage dan crating, harus dirawat. Dalam proses heat treatment, WPM harus dipanaskan sampai temperatur internalnya mencapai 56 derajat Celcius atau lebih selama 30 menit.

Ini dianggap sebagai cara paling efektif dan ramah lingkungan untuk menghancurkan hama berbahaya yang terkandung dalam kayu.

Karena pengasapan menjadi pilihan perawatan yang kurang populer, yang lain seperti pemanasan dielektrik atau gelombang mikro, serta mengukus dan menyedot debu, dianggap sebagai solusi yang memungkinkan. Namun, secara keseluruhan, perlakuan panas terus menjadi praktik industri.

Setelah kayu dirawat, kayu tersebut dicap atau dicap dengan tanda IPPC yang diakui secara internasional. Metode pengobatan yang digunakan dan negara asal WPM juga ditunjukkan dengan tanda.

Apa alternatifnya?

Alternatif terbaik untuk pallet kayu keras dalam hal kekuatan dan daya tahan adalah pallet plastik. Cari tahu lebih lanjut tentang pallet plastik di palletplastik.id


 Ringkasan
Dalam hal pengiriman internasional, bukan hanya barang yang berkeliling dunia. Bahan kayu pallet dapat menyimpan hama tersembunyi yang menimbulkan risiko bagi ekosistem global yang sensitif.

 

 

 

 

Senin, 06 Juli 2020

Jual Pallet Plastik Bekas Standar Ukuran 110 x 110 x 12 cm

Jual Pallet Plastik Bekas Standar Ukuran 110 x 110 x 12 cm

Palletplastik.id - Jual Pallet Plastik Bekas Ukuran 110 x 110 x 12 cm. Apakah Anda sedang membutuhkan pallet plastik yang ringan harga murah dan kuat untuk kebutuhan pengiriman barang? Segera hubungi kami, palletplastik.id yang jual pallet plastik ukuran standar dengan harga terjangkau.



Jual Pallet Plastik Bekas Standar Ukuran 110 x 110 x 12 cm


Pallet plastik untuk kebutuhan pengiriman barang biasanya berukuran standar, ringan tapi kokoh dan kuat sehingga barang yang akan dikirim terlindungi. Dengan ukuran standart pallet kami bisa digunakan dimana saja.

Pallet plastik ini sangat ringan namun kokoh karena terbuat dari material plastik pilihan. Material handling yang digunakan untuk pallet plastik ini juga fleksibel, bisa menggunakan handpallet dan forklift.

Dalam kondisi statis pallet ini mampu menahan beban statis sampai 3 ton, sedangkan dalam kondisi dinamis pallet ini mampu menopang beban sampai dengan 1 ton.

Pallet ini termasuk dalam golongan pallet plastik one way series sekali pakai. Pallet ini memang didesain khusus untuk pengiriman barang sehingga dibandingkan dengan pallet plastik lainnya lebih ringan.

Jual Pallet Plastik Bekas Standar Ukuran 110 x 110 x 12 cm

Pallet plastik bekas ukuran 110 x 110 x 12 cm, Ready Stock, dengan spesifikasi sebagai berikut

1. Ukuran 110 x 110 x 12 cm
2. Type non-reversibl
4. Statik 3000 kg,
5. Dinamis 1000 kg
6. PPC
7. Warna black
8. Material handling: hand pallet, forklift.

Berikut beberapa keunggulan Ukuran Pallet Plastik 110 x 110 x 12 cm:

1. Pallet ringan tapi kokoh
Pallet ini memiliki bobot yang sangat ringan, saat kita bandingkan dengan pallet merek lain yang satu tipe, pallet sanko ini memiliki bobot yang paling ringan.

2. Bodi lebih elastis

Bodi pallet elastis, saat kita tekan akan melengkung tapi akan kembali lagi. Dengan bodi yang elastis pallet ini tidak mudah retak saat terkena garpu forklift atau hand pallet.
Ini merupakan keunggulan yang tidak dimiliki pallet plastik lainnya.

3. Harga murah
Anda bisa membandingkan dengan pallet plastik merek lainnya dengan tipe dan ukuran yang sama, apakah harga pallet plastik sanko kami lebih murah?

4. Material handling bisa hand pallet atau forklift.
Karena memiliki bentuk non-reversibel maka pallet ini material handlingnya bisa menggunakan hand pallet atau forklift

Dengan berbagai kelebihan tersebut Anda akan menghemat banyak hal. Karena palletnya kokoh dan awet Anda tidak perlu lagi menganti pallet dalam jangka waktu yang panjang.

Apabila Anda membutuhkan informasi terkait dengan pallet ini segera hubungi kami Palletplastik.id. Dengam senang hati kami akan membantu menemukan pallet plastik yang Anda butuhkan dan sesuai dengan dana Anda.

Yang membutuhkan Pallet Plastik Ringan Kokoh Untuk Ekspor Ukuran 110 x 110 x 12 cm
, segera hubungi kami, Palletplastik.id.

Kamis, 28 Mei 2020

Fungsi Dan Berbagai Ukuran Pallet Plastik

Fungsi Dan Berbagai Ukuran Pallet Plastik

Palletplastik.id - Fungsi Dan Berbagai Ukuran Pallet Plastik- Proses sebuah bisnis tidak hanya mengenai proses produksi. Dalam berbisnis kegiatan pembuatan sampai dengan pengiriman menjadi suatu rangkaian yang utuh. Keamanan adalah hal yang wajib diperhatikan agar seluruh barang yang di terima konsumen dalam kondisi baik. Penggunaan pallet plastik yang tepat, dengan menyesuaikan berbagai ukuran pallet plastik dapat membantu memperkecil resiko kerusakan.

Fungsi Dan Berbagai Ukuran Pallet Plastik

Ukuran Pallet Plastik
Penggunaan berbagai ukuran pallet plastik menjadi salah satu penolong untuk kebutuhan produk. Resiko benturan, suhu yang panas dan beban berat membuat kerusakan barang menjadi sangat mungkin terjadi. Untuk itu penting memperhatikan pemakaian pallet dalam kegiatan bisnis.

Fungsi Pallet Plastik Dengan Berbagai Ukuran

Ukuran pallet plastik memang sangat beragam dan sangat banyak jenisnya. Pembelian pallet plastik dapat dilakukan dalam keadaan baru maupun pallet plastik bekas. Fungsi pallet menjadi sangat penting bagi kelancaran usaha yang sedang dilakukan.

Berikut adalah fungsi pallet dalam menunjang kelancaran bisnis :

1. Sebagai alat angkut.
Beberapa ukuran dari pallet plastik akan memudahkan dalam proses pengangkutan barang. Mobilisasi barang membutuhkan perlindungan agar barang tetap utuh. Pallet plastik dapat dijadikan tumpuan. Dengan menggunakan troli dan pallet maka pengangkutan akan dilakukan dengan mudah.

2. Media penyimpanan.
Fungsi pallet plastik yang berikutnya adalah sebagai tempat penyimpanan. Proses penyimpanan barang tidak bisa dilakukan secara langsung di atas lantai. Karena akan memperbesar resiko kerusakan barang akibat bersentuhan dengan lantai.

3. Alat perlindungan saat pengiriman barang.

Metode pengiriman barang yang benar menggunakan alat transportasi apapun haruslah mengutamakan perlindungan pada barang. Resiko yang besar saat proses pengiriman akan diantisipasi dengan menggunakan pallet. Ukuran yang bermacam membuat sangat mudah menyesuaikan dengan ukuran kendaraan pengangkut.

Macam Ukuran Pallet Plastik
Pallet dari bahan plastik sangat dapat diandalkan untuk proses safety. Bahan yang tahan lama dan tahan dari rayap membuat pallet plastik menjadi pilihan terbaik. Bahan plastik pun sangat mudah dibersihkan serta dapat digunakan secara berulang dan terus menerus dalam waktu yang lama.

Secara umum ukuran-ukuran dari pallet plastik terdiri dari ;
1. Panjang 100 cm
Ukuran pallet untuk panjang 1 meter biasanya hanya terdiri dalam satu ukuran saja. Yaitu 100X100 dan dengan panjang 12 cm. Pallet plastik dengan panjang 100 cm ini adalah ukuran pallet terkecil untuk standar yang disediakan.

2. Panjang 110 cm
Selain panjang 100 cm ada pula pallet dengan panjang 110 cm. Pallet plastik dengan panjang 110 cm termasuk ke dalam ukuran medium. Untuk ukuran tingginya ada beberapa pilihan ketersediaan. Pallet plastik ukuran panjang 110 cm tersedia dalam ukuran 110X110X12 dan 110X110X15.

3. Panjang 120 cm
Paling panjang pada ukuran pallet plastik standar ada di 120 cm. Pada ukuran ini tinggi dan lebarnya pun memiliki variasi yang agak banyak dari ukuran standar biasa. Ada tiga ukuran yang dapat dijumpai dengan panjang pallet 120 cm. Ukuran-ukuran tersebut adalah 120X100X12, 120X100X15 dan ukuran 120X120X15.

4. Ukuran Custom
Ukuran pallet ini disediakan oleh produsen pembuat pallet yang disesuaikan dengan permintaan. Selain ukuran pallet standart, pallet plastik dapat dibuat dengan ukuran yang diperlukan. Pemilihan ukuran pallet ini dapat disesuaikan dengan tempat untuk meletakkan barang.

Berbagai ukuran pallet plastik menjadi kebutuhan pokok penunjang keselamatan produk. Hal ini tidak boleh disepelekan untuk semua perusahaan. Kesempurnaan produktivitas yang telah dilakukan akan menjadi tidak berarti bila saat pengiriman terjadi banyak kerusakan. Memberikan kesempurnaan barang terbaik kepada mitra bisnis akan membuat kelancaran suatu usaha tetap bertahan.

Ukuran pallet plastik standar

adalah One Way Series Pallet 110 x 110 x 12cm,
Medium Pallet 120 x 100x 16cm,
Heavy Pallet 120 x 110 x 17cm,
Hygiene Pallet 120 x 120 x 16cm.
Untuk informasi lengkap semua produk yang tersedia, baik soal harga dan spesifikasi pallet plastik yang Anda butuhkan, silahkan klik link yang ada dalam tabel di atas.

Apabila Anda mencari tipe-tipe pallet plastik lengkap, memerlukan pallet plastik dengan ukuran tertentu, kami bisa membantu Anda mendapatkannya. Untuk mengetahui informasi harga jual palet plastik dan spesifikasi lengkap yang kami sediakan, silahkan segera hubungi kami.

Kamis, 07 November 2019

2 Sektor Industri Terbesar Pengguna Pallet Plastik di Indonesia

2 Sektor Industri Terbesar Pengguna Pallet Plastik di Indonesia

Palletplastik.id - 3 Sektor Industri Terbesar Pengguna Pallet Plastik di Indonesia. Pallet plastik termasuk jenis pallet yang populer di Indonesia saat ini. Dalam 1 bulan puluhan ribu pallet plastik digunakan di berbagai sektor industri.


2 Sektor Industri Terbesar Pengguna Pallet Plastik di Indonesia

Jenis pallet ini sangat populer menjadi pilihan para pemilik usaha karena beberapa keunggulan. Awalnya pallet plastik ini lebih banyak dikenal untuk industri-industri yang mengutamakan kebersihan produk, terutama isndustri yang berhubungan dengan makanan.

Berikut 2 sektor indutri terbesar di indonesia yang menggunakan pallet plastik dalam jumlah besar

1. Industri Pergudangan dan Logistik
Industri Pergudangan dan Logistik adalah industri yang terbesar menggunakan pallet plastik dalam menunjang pekerjaannya. Sekali kirim atau menggunakan bisa jumlahnya langsung ratusan pcs bahkan ribuan pcs.

Ada 3 pekerjaan utama dari industri ini yang membutuhkan pallet plastik, yaitu proses distribusi, penyimpanan dan pengiriman barang. Untuk kebutuhan penyimpanan di rak tentu dibutuhkan pallet yang lebih kuat beda dengan pallet yang hanya dibutuhkan untuk pengiriman.

Kebutuhan pallet di industri ini bisa dikatakan rutin apalagi sekarang ini berkembang pesatnya toko online di Indonesia semakin memperbesar permintaan industri logistik terhadap pallet plastik.

2. Industri Pengolahan Makanan
Industri pengolahan makanan merupakan salah satu sektor industri yang mengutamakan penggunaan pallet plastik. Kelebihan pallet plastik yang anti jamur, tidak berpori, anti bakteri dan mudah dibersihkan menjadi faktor pendukung kegiatan pengolahan dan produksi makanan.

Selain itu, pallet juga bisa dibersihkan dengan mudah menggunakan air saat kotor terkena debu atau kotoran lain. Bentuk desain pallet yang rapi dan tidak berpori membuat pallet ini tidak menyerap bau-bauan atau zat-zat cair makanan saat proses produksi.

Pallet plastik juga memiliki tipe pallet yang beraneka ragam sehingga kebutuhan di lapangan bisa menyesuaikan dengan tipe-tipe pallet plastik.

2 sektor industri tersebut bisa dikatakan tidak bisa pisah dengan pallet plastik, karena pallet plastik ini memiliki peranan dalam mengoptimalkan proses pengiriman dan produksi. Pallet plastik akan lebih memudahkan proses dagang dan melancarkan operasional perusahaan Anda. Untuk pallet yang berkualitas dan tahan lama, pastikan untuk mendapatkan pallet dari palletplastik.id